Current Research & Development Polymer Technology – KapSel 10 Oktober 2013


Kamis, 10 Oktober 2013, Kapita Selekta dibawakan oleh Dr. Mas Ayu Elita Hafizah, dengan bahasan Current Research & Development Polymer Technology. Beliau adalah seorang lulusan dari FMIPA UI, dan mengambil doctor di Material Science UI. Bahasan kali ini agak berbeda dari apa yang ada di slide karena Beliau banyak menjelaskan teknik di dalam slide sedangkan pendengar Kapita Selekta ini ada dari jurusan lain pula; tetapi karena kehandalan beliau dalam presentasi, beliau bisa mempersiapkan slide-slide tambahan untuk menjelaskan perusahaan secara umum.

Type-type dari perusahaan adalah Pharmaceuticals Company, Chemical Manufacturing, Fatty Alcohol Ethoxylated Manufacturing, Food & Beverages Industry, Essen Manufacturing. Kalau ada engineer berkata apakah bisa ia bekerja di bank, maka jawabannya adalah bisa sebagai tenaga ahli dan mengurusi penilaian perusahaan yang sesuai dengan jobnya. Di dalam perusahaan terdapat banyak sekali divisi pekerjaan, yaitu: Human Resource Department (HRD), Finance Department, General Services Department, Production, Engineering, Quality Control Department, Research and Development Department, Inventory, dan Purchasing. Beliau berkata engineer bisa masuk ke semua divisi, tetapi ingat apa dasar ilmu kalian, jadi lebih baik untuk para fresh graduate mengambil jobnya masing-masing divisi, jangan berebut dengan jurusan lain. Tugas-tugas di dalam Engineering adalah: Product Development, Quality Control, Product Research, Process Development, Process Improvement, Technical Support, Product Management. Dilihat dari grafik yang didapat pertumbuhan ekonomi dan sub sector industry Indonesia masih akan terus berkembang, tetapi saat ini dollar Amerika terus naik, jadi tidak tahu apakah akan banyak membuat dampak lagi kepada perusahaan lokal seperti tahun 1998. Cabang industry yang berperan besar pada pertumbuhan industri dipegang oleh : Makanan, minuman, dan tembakau (36%); Alat angkutan, mesin & peralatannya (27%); Pupuk, kimia & barang dari karet (12%). Dilihat dari naik turunnya pertumbuhan industry selama 6 tahun terakhir, yang mengalami pertumbuhan terbesar adalah: Alat angkutan, mesin & peralatannya; Makanan, minuman, dan tembakau; lalu Pupuk, kimia & barang dari karet. Yang selalu stabil naik setiap tahunnya adalah Makanan, minuman, dan tembakau; Pupuk, kimia & barang dari karet; lalu Alat angkutan, mesin & peralatannya. Tantangan industry di Indonesia adalah pelemahan pasar di Amerika, Uni Eropa; ketergantungan impor bahan baku dan bahan support; membanjirnya produk-produk impor; bea masuk yang sangat murah/rendah. Peluang industry di Indonesia adalah potensi perbaikan ekonomi Amerika & Jepang; pasar dalam negeri yang besar; potensi peningkatan investasi di dalam negeri; pertumbuhan sektor-sektor tersier; belanja pemerintah dan CAPEX BUMN. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia membuat rencana untuk 2010-2014 yaitu untuk membantu industry dalam negeri seperti APBN, insentif, penyediaan infrastruktur kawasan industry, dukungan administratif. Peningkatan nilai tambah pengolahan barang mineral: bauksit $17/ton–>Alumina $350/ton(21x lipat)–>Alumunium $2500/ton (148x lipat); Nikel ore $25/ton–>FeNi $2574/ton (103x lipat)–>Stainless Stell $2627/ton (107x lipat); Iron ore $60/ton–>Sponge Iron $350/ton (6x lipat)–>Slab/Billet $700/ton (12x lipat); Culprum Ore $80/ton–>Concretrate $3000/ton (38x lipat)–>Ingot $8000/ton (100x lipat). Jika Indonesia bisa memiliki industry-industry maka Negara ini akan cepat sekali majunya, hal ini dilakukan agar tidak selalu dibodohi oleh Negara lain. Komentar saya : kalau semua yang dilakukan ini diberlakukan secara terus menerus maka Indonesia akan semakin baik, dan diharapkan bisa menaikan bea cukai barang impor agar bisa mengurangi daya beli yang berlebihan.

Polymer adalah kata-kata yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti banyak bagian atau molekul besar yang terbentuk dari unit-unit sederhana yang berulang. Pertama kali digunakan oleh kimiawan Swedia Berzelius pada tahun 1833. Polimer dibagi menjadi yaitu alami dan buatan. Contoh polimer alami: selulosa, pati, protein, wol, karet alam. Contoh polimer buatan/sintesis: fenolformaldehyde, PVAc, PolyProphana, PE, PET, PVC, Lem Fox, Lem AicaAibon, Ban, Cat, Plastik, Kevlar polimer, Kaca, VCD. Keuntungan dari polimer: mudah diolah untuk berbagai macam produk pada suhu rendah dengan biaya murah, bersifat isolator yang baik terhadap panas dan listrik, tahan korosi dan kerusakan terhadap lingkungan yang agresif, ringan massa jenisnya. Teknik dalam pembentukan polimer: Bulk (menambahkan bahan inisiator di posisi liquid lalu dicampur dengan monomer); Suspension (radikal penggabungan dengan menggunakan tenaga mekanik untuk menggabungkan bahan dengan monomer saat posisi liquid, contoh: lem AicaAibon{bahan sama dengan lem Fox}); Solution (mencampurkan dengan bahan yang tidak bereaksi jadi membutuhkan katalis); Emulsion (radikal penggabungan dengan menggabungkan bahan dengan air, monomer lain dan surfactanct/lem partikel, contoh: lem Fox). Di dalam hasil polimer dikenal sebutan degree of polymerization yang disebut DP. Semakin besar DP maka semakin tinggi kental dan panjang rantai ikatannya. Komentar saya: kemajuan teknologi biasanya bukan dari majunya system teknologi tersebut tetapi biasanya dari makin berkembangnya materialnya, jadi ilmu polimerisasi adalah suatu aspek masa depan yan baik 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: